"Ish.. untung Lo sahabat gue yg paling jelek" gerutuan pelan nisa didengar oleh telinga pian yg langsung menarik pergelangan tangan nisa yg hendak berdiri hingga terhempas kembali ke kasur dengan posisi nisa terlentang dan pian berada di atasnya. Sejenak pandangan mata mereka saling terpaku hingga tanpa sadar menghadirkan sebuah rasa tak diinginkan oleh ke-2 nya. Tak lama kemudian kejadian klise terjadi diantara mereka, Rahma- mama Nisa datang membuka pintu kamar dan memergoki mereka dalam posisi yg menyulitkan mereka nantinya. Dan terjadilah kesalahan pahaman. "ASTAGHFIRULLAH HAL ADZIM PUTRI! INDRA! APA YANG KALIAN LAKUKAN??" suara Rahma mengagetkan mereka yg masih terpaku. Dua orang yg masih diatas kasur itu pun langsung tersadar dan langsung bangkit dari kasur dengan tergesa hingga tanpa sadar nisa mendorong tubuh pian terjatuh dan terduduk dilantai. "Ma-mama" "Aduuhh.. encok dah pinggang gue?" "Mama nggak mau tau pokonya KALIAN harus DINIKAHKAN secepatnya!!"ujar Rahma tegas. Bagaimana nasib nisa dan pian akankah mereka yg bersahabat baik tanpa ada perasaan lebih menikah disaat mereka masih sekolah? Bagaimana nasib persahabatan mereka? Akankah akan tetap sama seperti dulu atau berubah? - - jangan lupa dibaca dan disimpan ya ceritanya
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.