Aku pernah menaruh hati kepada seorang yang ternyata menjadi kakak iparku. Butuh waktu hingga akhirnya rasa itu hilang. Namun, setelah kakakku meninggal, perasaan ini muncul kembali tanpa aku tahu bagaimana cara menghilangkannya lagi. Aku tak mau jika rasa cintaku pada makhluk-Nya lebih besar dari rasa cintaku pada-Nya. Sampai pada akhirnya, seseorang yang pernah ada di masa laluku datang dan ingin mengkhitbahku. Bagaimana aku akan menjawabnya? Aku yang masih menyimpan rasa untuk Kakak Ipar, namun aku tak mau mengecewakan orang yang sudah berniat baik untuk menghalalkanku. Apa aku harus terus menunggu cinta yang tak pasti itu? Apa aku berusaha membuka hati untuk yang lain? O Allah, hanya pada-Mu hamba meminta petunjuk.
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.